Live In UNNES Summer Camp 2026: Youth Collaboration for Sustainable Development, Mahasiswa Internasional Belajar Budaya dan Kehidupan Masyarakat di Desa Wisata Cokro
Klaten – Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menyelenggarakan UNNES Summer Camp 2026 bertajuk "Youth Collaboration for Sustainable Development" sebagai upaya memperkuat jejaring internasional sekaligus mendorong kolaborasi lintas budaya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Program yang didukung oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ini resmi dibuka pada Kamis (4/6/2026) dan diikuti oleh mahasiswa internasional dari Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Selama tiga hari, para peserta mengikuti program Live In di Desa Wisata Cokro, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten. Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk mengenal secara langsung kehidupan masyarakat, budaya lokal, serta potensi desa yang dikembangkan sebagai bagian dari konsep pembangunan berkelanjutan berbasis masyarakat.
Berbagai aktivitas edukatif dan budaya menjadi pengalaman berharga bagi para peserta. Mereka mengikuti kegiatan eduwisata penetasan telur bebek, belajar meracik jamu tradisional menggunakan bahan herbal lokal, mengenal seni tari tradisional, memainkan Gejog Lesung, menikmati alunan karawitan, serta berinteraksi langsung dengan pelaku seni dan masyarakat setempat. Peserta juga memperoleh pengalaman mengenai proses pembuatan gerabah sebagai salah satu bentuk pelestarian kerajinan tradisional.
Selain kegiatan budaya, peserta mengikuti berbagai aktivitas yang membangun kerja sama dan kebersamaan, seperti outbound, river tubing, hingga api unggun dan live music pada malam hari. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk mempererat hubungan antarpeserta dari berbagai negara sekaligus memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan melalui pendekatan budaya dan kehidupan masyarakat.
Program Live In ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi mahasiswa internasional untuk mempelajari budaya Indonesia secara langsung, tetapi juga menjadi wadah pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan nilai-nilai keberlanjutan. Interaksi dengan masyarakat Desa Wisata Cokro diharapkan mampu menumbuhkan pemahaman mengenai pentingnya pelestarian budaya, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan pariwisata berbasis potensi lokal.
Melalui penyelenggaraan UNNES Summer Camp 2026, UNNES kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kerja sama internasional di bidang pendidikan serta memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia. Desa Wisata Cokro pun menjadi contoh nyata bagaimana kearifan lokal, budaya, dan potensi desa dapat menjadi media pembelajaran yang mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).